Ekonomi

Anggota DPRD Kota Bogor Dapil Timur – Tengah Mengatakan Tidak ada Dusta diantara Kita

Bogor, -Sorotperadilan.com l Pemkot Bogor akhirnya memutuskan penataan dan relokasi Lawang Seketeng-Pedati, Bogor Tengah. Anggota DPRD Atty Soemadikarya pun memberikan tanggapan.

Penundaan ini dilakukan setelah Pemerintah Kota Bogor mengeluarkan rekomendasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor beberapa waktu yang lalu.

Seperti diketahui, Pemkot Bogor akan melakukan penataan dan relokasi terhadap 696 pedagang kaki lima (PKL) di Lawang Seketeng-Pedati.

“Saya mengapresiasi kepada pemerintah Kota Bogor dan kepada DPRD Kota Bogor, ketua DPRD dan rekan-rekan DPRD Kota Bogor,” jelas anggota DPRD Kota Bogor, Atty Soemadikarya, Jumat (6/3/2020).

“Di mana perjuangan ini menjadi satu sejarah itu salah satu untuk bisa membuktikan suara rakyat lebih penting sesuai dengan sumpah jabatan wakil rakyat itu sendiri,” katanya.

Atty yang merupakan Dapil Timur-Tengah Kota Bogor dengan membuktikan ini membuktikan bahwa DPRD dan Pemkot tidak ada dusta di antara kita.

Atty juga mengungkapkan bahwa Dinas juga mengundang kooperatif dan responsif di mana satu berbicara PKL tidak dirampas tanpa harus membantah aturan yang ada.

“Dan ini sudah di patuhi aturannya dan prosedurnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas UMKM dan Koperasi Kota Bogor, Samson Purba, sambil relokasi pihaknya akan melengkapi lengkap termasuk di dalamnya yang memuat Daftar Tanda Usaha (TDU).

“TDU dari kemarin harus kita buka di kelurahan gudang dan kita akan buka hari ini sampai jam 16.00 kalo tidak selsai akan kita buka minggu depan sampai hari rabu,” ucapnya.

Samson menuturkan jabatannya setelah direlokasi para pedagang kaki lima (PKL) akan ditempatkan di lantai 3 Pasar Bogor.

“Untuk pedagang sayuran dan yang akan disediakan sesuai grup masing-masing. Untuk kuota jumlah pedagang 696, di atas cukup karen mencapai 538 lapak. Yang itu sayur mayur daging basah semua, ”tandasnya (Diki)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close