Ekonomi

DAMPINGI MUSPIDA TINJAU PANEN RAYA PADI ORGANIK, SERDA YUDI HARTANTO BERHARAP PETANI KEMBANGKAN POTENSI PERTANIAN DIWILAYAH MULYAHARJA.

Bogor, -Sorotperadilan.com l
Kelompok Tani Lemah Duhur melakukan panen raya padi organik jenis Sintanur di Kampung Ciharashas, Kelurahan Mulyaharja, Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (10/3/2020).

Tampak hadir Camat Bogor Selatan Hidayatulloh beserta rengrengan dari, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor Ayub, Hasan Sutisna berikut Staf Kelurahan Mulyaharja, Iman Santoso
Kordinator Penyuluh Kota Bogor serta Imam Penyuluh pertanian, selain itu sejumlah Mahasiswa PolBangTan hadir guna mendampingi para kelompok Tani Lemah Duhur dalam kegiatan Panen Raya padi Organik ini,

Aneng Ketua Kelompok Tani Lemah Duhur Mengatakan kegiatan panen raya padi organik tersebut merupakan bentuk kolaborasi dan sinergitas antara Pemkot Bogor, warga dan elemen lainnya, kata Aneng yang ditemui disela sela kegiatan panen raya,

Sementara itu, Camat Bogor Selatan Hidayatulloh menyampaikan
“prestasi kelompok tani bisa dimanfaatkan untuk mempertahankan lahan pertanian mengingat kepemilikan lahan yang tidak semuanya dimiliki warga.

Untuk itu diperlukan perhatian dan kebersamaan semua stakeholder sehingga kedepan bisa menjadi kebanggaan bagi semua. Selain itu padi organik yang dipanen diharapkan bisa lebih dikembangkan lagi sehingga bisa lebih dari dari yang sudah ada dengan mengajak kelompok tani lainnya, papar Hidayatulloh,

Selain itu Babinsa kelurahan Mulyaharja Serda Yudi Hartanto yang melaksanakan pendampingan kegiatan Panen Raya ini menjelaskan,

” petani merupakan tulang punggung ketahanan dan kedaulatan pangan, perhatian besar Pemerintah Kota Bogor harus diimbangi kelompok taninya, untuk saya mendukung segala bentuk program dalam rangka mensejahterakan para petani Mulyaharja, papar Serda Yudi Hartanto,

“Saya berharap para petani Mulyaharja dapat menggali lagi Potensi Pertanian di wilayah sebagai Sumber daya alam yang harus tetap kita kembangkan serta tingkatkan kualitas maupun kuantitasnya”.
Pungkasnya.(septyan candra)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close