Ekonomi

ERA COVID 19, APA KABAR PENGUSAHA & SUPIR JAK-LINGKO !?

Jakarta,-Sorotperadilan.com l Agustus 2019 lalu, Pemprov DKi Jakarta melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta menargetkan penyediaan 10.045 armada yang tergabung dalam moda Jak-Lingko (Jakarta Lingkar Kota) pada tahun 2020, saat itu baru ada sekitar 3.369 unit bus kategori besar, sedang dan kecil.

Covid 19 rupanya tidak sejalan dengan mimpi Itu. Karena banyak Pemilik yang terpaksa ‘merumahkan’ 4R Itu plus sulitnya.

Wahyu (samaran), 36 tahun, warga Petamburan, pengemudi Jurusan Tn.Abang-Kebayoran lama mengaku hampir satu bulan tidak ‘narik, karena penumpang berkurang drastis. “Memang ongkos ya kan pakai ‘tapping-kartu OkTrip, Gratis sampai halte busway. Tapi kalau ‘nggak Ada penumpang berarti nggak ada tapping, makanya boss merasa rugi. Banyak supir yang dirumahkan nggak tau sampai kapan?”, katanya.

Ditemui ditempat terpisah, Ningsih Asmir Saragih, putri pengusaha angkot Jak-Lingko J51 Jurusan taman kota- Budi luhur pun senada dengan Wahyu bahwa usaha Jak-Lingko nya turun drastis.

“Maaf saya tidak bisa menyebut angka, yang jelas kami rugi karena Covid 19. Saya Juga tidak tahu apakah Ada Pergantian kerugian dari pemerintah”, harap Ningsih diamini yang lain.

Sekarang tergantung Pemprov DKI Jakarta, bagaimana menyikapinya, yang jelas ‘Jika orang baik hanya diam, maka apapun tidak jadi apapun”.(Rahma/Wan)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close