Hukum

Apresiasi Kepada Ketua MA : “SYARIFUDIN PASTI MAMPU SEPERTI KUSUMAH ATMAJA (2)”

BANDUNG,–Sorotperadilan.com l Di tulisan kami pertama (3/6), disebutkan bahwa Ketua MA pertama, Prof.Dr. Kusumah Atmaja berani melawan Presiden Sukarno disaat beliau meminta agar Ketua MA bersikap ‘lembut’ penolakan para tersangka kudeta. Sehingga setelah ‘ penolkan’ Itu, Presiden Sukarno pun semakin sayang kepada beliau sesudahnya. Karena Sukarno meyakini bahwa beliau memang orang yang bertanggung-jawab kepada jabatannya selaku Ketua MA dan tidak ‘bergeming’ disaat Eksekutif meng-intervensinya, ke-independensian selaku hakim tidak diragukan lagi.

Semua pelaku kudeta ditangkap dan dijatuhi hukuman yang beragam.

Kini masa itu sudah lalu, ketokohan dan leadership alm.Kusumah Atmaja menjadi parameter kerja para Ketua MA sesudahnya.

Bagaimana dengan  Dr. Muhammad Syarifuddin, SH,MH ?, Sabar, akan Indah pada waktunya.

Hakim Agung kelahiran Baturaja ini menggantikan posisi Ketua MA, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH., Yang telah masuk masa pensiun sebagaimana Keputusan Presiden Republik Indonesia No: 41 / P Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua Mahkamah Agung. Selain Itu, acara ini merupakan tindak lanjut hasil Sidang Paripurna Khusus Pemilihan Ketua Mahkamah Agung periode 2020-2025 pada Senin, 6 April 2020 lalu. Dimana Syarifuddin meraih 32 suara , unggul 18 suara dari sejawatnya Hakim Agung Andi Samsan Nganro yang meraih 14 suara.

Dalam sumpahnya di hadapan Presiden, Prof. Dr. Syarifuddin berjanji :

1. Akan menerima sebagai Ketua Mahkamah Agung dengan baik-menyetujui dan seadil-adilnya.

2. Bersumpah akan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 dan mengatur segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya.

3.Akan berbakti kepada Nusa dan Bangsa.

Acara pelantikan lalu Itu memang tidak semeriah acara sejenis sebelum2-nya Karena Covid 19. Dan dengan izin protokol persetujuan Covid-19, undangan yang hadir saat Itu memang dibatasi dan wajib menggunakan masker dan physical distancing dengan jarak 2 meter antara satu dengan lainnya.

Hadir dalam pengucapan sumpah itu Ketua MA tahun 2017 – 2020, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial ( Dr. Sunarto, SH., MH), Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung (Dr. Amran Suadi, SH, MH, MM), Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung (Dr. H. Supandi, SH, M.Hum), Ketua Kamar Pembinaan Mahkamah Agung (Prof. Dr. Takdir Rahmadi, SH)., LLM, Menteri Koordinator Politik , Hukum dan Keamanan (Mohamad Mahfud MD), dan undangan lainnya

Setelah resmi terpilih (4/6/2020) menjadi
Ketua Mahkamah Agung (MA) periode 2020-2025 beliau selain akan menjalankan 3 (janji) diatas beliau pastinya akan melanjutkan semangat seniornya baik Ketua MA sebelumnya,Prof.Dr. M. Hatta Ali yang memasuki masa pensiun pada 1 Mei 2020. Atau semangat dan prestasi Ketua MA pertama, Alm.Prof. Dr. Kusumah Atmaja.

Syarifudin adalah Ketua MA ke-14 untuk periode tahun 2020-2025.

Bagaimana selanjutnya? – BERSAMBUNG –

[Arief P Suwendi & Wawan Kurniawan, Rakyat jelata, berdomisili di Bandung Barat dan Kota Bogor]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close