Daerah

Dilarang Bupati, Rhoma Irama Nekat Manggung saat Wabah Corona di Bogor.

BOGOR,–Sorotperadilan.com Beredar video berantai melalui aplikasi pesan WhatsApp berisi sang raja dangdut, Rhoma Irama, tampil di atas panggung pesta khitan salah satu warga di wilayah Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (28/6/2020).

Dalam video berdurasi 22 detik itu memperlihatkan Rhoma Irama sedang berada di atas panggung yang besar. Dia mengenakan kemeja putih. Terdengar alunan lagu dangdut yang tengah dinyanyikan olehnya.

Kemudian, terlihat penonton memadati sekeliling panggung sambil asik berjoget menikmati lagu yang dilantunkan Rhoma Irama.

Tak hanya pria, wanita hingga orangtua pun tampak sangat antusias menyaksikan penampilan sang raja dangdut.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah membenarkan adanya penampilan Rhoma Irama di Pamijahan tersebut.

Pihaknya menyesalkan penampilan Rhoma Irama yang mengundang massa itu. “Video tentang tampilnya Rhoma irama, sudah diterima oleh gugus tugas. Gugus Tugas Kabupaten Bogor menyesalkan terjadinya acara tersebut karena PSBB Proporsional belum berakhir,” kata Syarifah,Minggu (28/6/2020).

Padahal, lanjut Syarifah, pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada penyelenggara untuk menunda penampilan Rhoma Irama dalam pesta hajatnya.

“Sebelumnya ketua gugus tugas, ibu bupati, sudah melayangkan surat kepada penyelenggara agar menunda penampilan Rhoma Irama sampai selesainya masa PSBB. Pihak Rhoma Irama pun sudah memberikan statemen melalui video bahwa acara di Pamijahan tidak dilaksanakan,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya belum dapat membuat keputusan atau menentukan langkah selanjutnya perihal kejadian itu, karena masih akan dirumuskan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor. “Besok (Senin; 29/6) akan dirumuskan di gugus tugas/divisi pengamanan untuk langkah selanjutnya,” kata dia.

Sebelumnya, beredar informasi Rhoma Irama dan Soneta Grup akan tampil di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor pada Minggu (28/6/2020). Penampilan Rhoma itu untuk memenuhi undangan dari salah satu warga dalam pesta khitan putranya.

Namun, Pemkab Bogor dan kepolisian tidak mengizinkan penampilan Rhoma Irama,

Sementara Bupati Bogor Ade Yasin mengaku geram terhadap Raja Dangdut Rhoma Irama yang tetap manggung di Pamijahan Kabupaten Bogor.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor ini juga meminta aparat hukum bertindak tegas. Karena sebelumnya Rhoma Irama berjanji tidak akan tampil.

“Gugus Tugas sudah bersikap tegas dengan mengirimkan surat peringatan agar Bung Rhoma tidak tampil dan segala bentuk hiburan ditiadakan karena bisa mengundang keramaian,” jelas Ade Yasin.

“Namun kenyataan beberapa acara tetap digelar, tidak mengindahkan peraturan Pemkab Bogor yang tertuang dalam Perbup No. 35 tahun 2020,” ujar Ade Yasin melalui pesan singkat yang diterima media, Minggu malam (28/6).

Ade juga meminta agar semuanya diproses hukum, tidak pandang bulu siapapun orang yang melanggar aturan.

“Jangan sampai Kabupaten Bogor menjadi epicentrum Covid 19 karena ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.(wan).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close