by

Warga Desa Sarampad Keluhkan Sumber Air Tercemar Limbah Kotoran Sapi Bantuan Pemerintah

-Daerah-290 views

Cianjur,-sorotperadilan.com |Warga di Desa Sarampad di Kecamatan Cugenang protes dan mengeluhkan setelah limbah kotoran sapi sebanyak 200 ekor dari bantuan pemerintah mencemari sumber air yang biasa mereka gunakan.

Sumber air yang mengalir kerumah warga dan masjid yang biasa mereka gunakan mandi, mencuci pakaian dan bersuci kini berubah menjadi pekat kecoklatan dan berbau kotoran sehingga tidak bisa digunakan akibat sudah tercemar limbah kotoran sapi.

Menurut SK Direktur Jenderal Peternakan No. 776/1982, lokasi peternakan sapi tidak boleh berada di pusat kota dan pemukiman penduduk.

Jarak kandang sapi dengan pemukiman adalah minimal 250 meter. Sementara itu jarak kandang sapi satu dengan yang lainnya minimal 50 meter. Adapun keliling pagar kandang tingginya harus 1,75 meter diatas tanah dan jarak pagar dengan kandang terluar sejauh 5 meter.

Saat awak media mengecek ke lokasi kandang sapi di Kp. Jamaras Rt.03 Rw.09 Desa. Sarampad Kecamatan. Cugenang ternyata jarak dari kandang sapi ke pemukiman warga kurang dari 150 meter dan jarak antara kandang sapi satu dan lainnyapun kurang dari 20 meter. Untuk pengolahan limbah kotoran sapinya ternyata belum selesai dan penampungan kotoran sapinya hanya dibuatkan kolam yang dibentengi gundukan tanah yang ditutup plastik mulsa.

Salah satu warga di Kp.Babakan Desa.Sarampad Kecamatan. Cugenang yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, saat adanya sapi bantuan yang dari pemerintah sebanyak 200 ekor tersebut, kualitas air yang biasa masyarakat gunakan jadi sangat keruh dan bau sehingga tidak bisa dipergunakan.

“Kolam samping masjid yang biasa dipergunakan untuk bersuci kini sudah tidak bisa dipakai akibat tercemar limbah kotoran sapi itu”. Ujarnya

Ia tidak menuduh tanpa alasan. Menurutnya, “kejadian ini baru pertama kali terjadi. Sebulan kebelakang, sumber air yang mengalir yang biasa digunakan jadi keruh kecoklatan dan bau kotoran semenjak datangnya 200 ekor sapi bantuan dari pemerintah, sebelum adanya sapi sapi itu kualitas air bagus. Mungkin penanganan limbah kotoran sapinya tidak bagus sehingga mencemari,” Tutupnya. (Sumber : Arif)

Red.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed