by

KAPTEN INF SUHARJA BERHARAP “KKS MAMPU BANTU PEMBERDAYAAN EKONOMI KERAKYATAN”

Bogor,-Sorotperadilan.com l Di tengah pandemi COVID-19 yang mengharuskan setiap warga negara Indonesia melakukan protokol pencegahan, dari menggunakan masker, jaga jarak, hingga membatasi aktivitas di tengah kerumunan, setiap bantuan bagi kelompok masyarakat ekonomi lemah menjadi sangat krusial karena dampak wabah ini telah menekan perekonomian, menurunkan aktivitas produksi perusahaan, serta berakibat pada banyaknya pemutusan hubungan kerja atau setidaknya banyak karyawan yang dirumahkan. Untuk itu, pemerintah bertekad menyelenggarakan penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) melalui kementerian Sosial termasuk penyaluran dana bansos Program Keluarga Harapan (PKH)

Bank Negara Indonesia (BNI) menjadi pelopor digital banking partner dalam menyukseskan penyaluran dana dari pemerintah seperti Dana Program Keluarga Harapan (PKH), kali ini Bank Negara Indonesia (BNI) kembali meluncurkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang sekarang berbeda dengan PKH sebelumnya, kartu KKS berbentuk ATM yang diluncurkan BNI ini nantinya dapat dipergunakan warga diwarung KKS

Dimasa pandemik Covid-19 ini pemerintah pusat memberikan bantuan untuk warga miskin baru untuk bulan mei sampai agustus pemerintah memberikan bantuan senilai Rp 200 ribu dan untuk bulan agustus sampai Desember senilai 150 ribu berbentuk sembako yang dapat dipergunakan di warung KKS masing masing dan sudah didistribusikan hari senin kemaren dibeberapa wilayah dikota bogor

Hari inipun Kemensos kembali mendistribusikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebanyak 292 KK kepada masyarakat atau warga miskin baru Kelurahan Ciluar kecamatan Bogor Utara kota bogor melalui aparatur pemerintah kota bogor yang bertempat di SDN Kawung Luwuk kelurahan bantarjati, Selasa (12/5/2020)

Adapun aparatur pemerintah kota bogor yang hadir dalam pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) diantaranya,
Camat Bogor Utara, Lurah Ciluar yang didampingi Sertu Mas’ud Babinsa Ciluar, Babinmas, Kasikemas, turut hadir juga Tim perwakilan Kemensos pusat dan perwakilan Kemensos kota bogor

Kapten inf Suharja Danramil 06-05/Bogor Utara saat dikompirmasi melalui jaluran telepon terkait kegiatan pendistribusian diwilayah Binaannya beliau menjelaskan “Guna memudahkan masyarakat melakukan transaksi kartu bansos atau KKS tersebut, Pemerintah melalui BNI menginisiasi digitalisasi e-Warong KUBE menjadi agen bank dengan penempatan mesin Electronic Data Capture (EDC) bank sebagai alat akseptasi kartu pada warung yang ada di sekitar KPM, Dengan demikian, pemberdayaan keekonomian masyarakat akan berjalan seiring dengan berbagai program bansos atau subsidi yang diimplementasikan pemerintah.

Beliau juga menambahkan “Program ini akurat karena secara teknologi mengharuskan KPM membelanjakan dana bansos hanya untuk pembelian sembako, bukan rokok atau pulsa telepon seluler, melalui KKS tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat, di antaranya terciptanya budaya bertransaksi secara nontunai (cashless society) dan literasi keuangan yang meluas. tutupnya (erris)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed